Kerinduan dalam harapan

Ketika hati mulai merindukan sesosok figur yang membuat ketenangan,
Ketika itulah otak mulai berpikir bagaimana cara mendapatkannya,
Segala macam hal akan terlintas dalam benak ini,
Namun sebelum memulai itu semua apakah ada figur yang tersisa dan di peruntukkan untukku,
Ya! Pasti ada dan itu akan ku dapat pada saat yang tepat,
Terus mencarimu dengan segenap hati,
Terus berdo’a agar engkau diperuntukkan buatku,
Terus berharap dan bermimpi,
Semoga engkau hanya untukku,
Wahai makhluk titipan Tuhan.

Penakluk

Rindu datang,
Ingin bertemu tuannya,
Menunggu dengan penuh rasa,
Satu kata saja yang terucap,
Rindu…
Wahai penakluk hati,
Segeralah datang,
rindu ingin bertemu,
Penakluk hati yang enggan berbalik,
Menerima pandangan merindu,
Bagai bulan yang jauh disana,
Wahai penakluk hati,
Turunlah sebentar menyapa,
Untuk melepas kerinduan,
Yang telah mencapai puncaknya,
Menahannya membuat hati semakin berdegup,
Semakin terasa resah karena ingin bersua dengan penakluk hati yang menjadi tuannya..

Mimpi

Memimpikanmu di malam Ɣªήğ tenang,
Serasa hati terbuai ke angkasa,
Menikmati keindahan senyumanmu dalam mimpi,
Layaknya kenyataan Ɣªήğ terangkum dalam sebuah harapan,
Kerinduanku kepadamu sungguh telah mencapai batasnya,
Ingin melepaskannya pada kenyataan,
Namun terlepas dalam mimpi terlebih dahulu,
Gembira ku rasakan,
Sungguh tak terkira,
Engkau adalah anugerah terindah,
Berharap hati ini menjadi milikmu,
Akan ku jaga hatimu,
sebagai sebuah impian Ɣªήğ takkan pernah kulupakan,
Kau adalah belahan jiwa,
Ɣªήğ belum bisa aku raih sepenuhnya,,

Posted from WordPress for BlackBerry.