Kerinduan dalam harapan

Ketika hati mulai merindukan sesosok figur yang membuat ketenangan,
Ketika itulah otak mulai berpikir bagaimana cara mendapatkannya,
Segala macam hal akan terlintas dalam benak ini,
Namun sebelum memulai itu semua apakah ada figur yang tersisa dan di peruntukkan untukku,
Ya! Pasti ada dan itu akan ku dapat pada saat yang tepat,
Terus mencarimu dengan segenap hati,
Terus berdo’a agar engkau diperuntukkan buatku,
Terus berharap dan bermimpi,
Semoga engkau hanya untukku,
Wahai makhluk titipan Tuhan.

Iklan

Penakluk

Rindu datang,
Ingin bertemu tuannya,
Menunggu dengan penuh rasa,
Satu kata saja yang terucap,
Rindu…
Wahai penakluk hati,
Segeralah datang,
rindu ingin bertemu,
Penakluk hati yang enggan berbalik,
Menerima pandangan merindu,
Bagai bulan yang jauh disana,
Wahai penakluk hati,
Turunlah sebentar menyapa,
Untuk melepas kerinduan,
Yang telah mencapai puncaknya,
Menahannya membuat hati semakin berdegup,
Semakin terasa resah karena ingin bersua dengan penakluk hati yang menjadi tuannya..

Perasaanku

Rasa cintaku kepadamu terasa bertambah,
Rasa sayang ini hanya untukmu,
Hati ini merasa ingin berbagi denganmu,
Meskipun ku tahu bahwa engkau belum mau menerimanya,
Aku akan terus mencoba agar engkau mau menerimanya,
Engkau sudah mengetahui isi hatiku,
Betapa aku menyayangimu,
Walaupun aku merasa dirimu mungkin akan memilih Ɣªήğ lain,
Aku tetap percaya suatu hari nanti engkau akan membuka hatimu untukku,
Entah berapa lama waktu Ɣªήğ diperlukan,
Aku akan terus menunggu…

Posted from WordPress for BlackBerry.