AYAT-AYAT (tanda-tanda) ke-Rasulan

Setiap rasul yang diutus oleh Allah Ta’ala untuk menyampaikan agama-Nya kepada seluruh ummat manusia dan mengajarkan syari’atnya, tentu diperkokohkan dengan ayat-ayat (tanda-tanda) yang membuktikan bahwa ia adalah benar-benar utusan yang diangkat oleh-Nya, juga bahwa ia mempunyai hubungan yang erat dengan alam yang tertinggi untuk memperoleh serta menerima ajaran-ajaran dari situ.

Tanda-tanda yang digunakan sebagai pengokoh kebenaran kerasulan yang diberikan oleh Allah Ta’ala itu sudah tentu harus melebihi atas sesuatu yang dapat dilaksanakan oleh manusia biasa dan yang keluar dari batas kekuasaan mereka, ilmu pengetahuan serta pengalaman mereka. Selain itu harus pula menyalahi atau menyamai keadaan-keadaan yang lazim berlaku atas benda biasa, harus pula merupakan keluar biasaan mengenai keadatan yang lazim dimaklumi sehari-hari atau ketentuan-ketentuan alam yang biasa berlaku.

Oleh karena itu para ulama memberikan nama tanda-tanda yang dimiliki oleh rasul itu dengan nama mu’jizat karena kenyataannya memang dapat melemahkan atau mengalahkan akal fikiran manusia untuk memberikan penafsirannya, sebagaimana juga kekuasaan manusia tidak tidak mungkin dapat melakukan hal yang sederajat dengan tanda-tanda tersebut.

Para ulama memberikan definisinya tentang mu’jizat dengan ketentuan bahwa yang dimaksud dengan mu’jizat itu ialah sesuatu perkara yang luar biasa (keluar dari kebiasaan yang berlaku) yang dilaksanakan oleh Allah Ta’ala atas tindakan nabi-Nya yang terutus guna menegakkan bukti yang jelas untuk menunjukkan kebenaran nubuwat rasul yang bersangkutan.

Oleh sebab itu, dengan menilik kepentingan-kepentingan diatas, maka adanya mu’jizat adalah suatu hal yang mutlak perlu, menampakkannya adalah merupakan kewajiban, agar supaya dengan demikian dapat dapat sempurnalah tujuan untuk mentablighkan kerisalatan dan dengannya itu didirikanlah hujah Tuhan atas seluruh manusia.

Tanda-tanda yang merupakan mu’jizat itu adalah hal-hal yang mungkin menilik kenyataannya, akal fikiran manusia juga tidak dapat menolaknya, ilmu pengetahuan pun tidak mengingkarinya dan bahkan apa yang kejadian itu dapat mengokohkan kemungkinan terjadinya.

Maka orang-orang yang mengaku menjadi rasul Tuhan itu kemudian menantang ummatnya dengan menunjukkan hal-hal yang luar biasa itu. Orang-orangpun menyaksikannya dengan mata kepala mereka sendiri dan selanjutnya berimanlah mereka karena adanya mu’jizat tadi beribu-ribu dan malahan berjuta-juta manusia, sepanjang berabad-abad lamanya dan sebanyak generasi yang berganti-ganti.

Ilmu pengetahuan yang modernpun menetapkan bahwa peraturan-peraturan alam itu mungkin sekali menyalahinya sehingga menimbulkan suatu pembekasan-pembekasan yang berbeda pula yang merupakan peraturan-peraturan alam lain yang sifatnya lebih tinggi dan lebih baik. Inipun diakui oleh ilmu pengetahuan itu, sebagaimana juga diakuinya bahwa mu’jizat-mu’jizat para nabi yang sudah berjalan itu semuanya adalah benar dan shahih belaka.

to be continued….^_^

3 responses to “AYAT-AYAT (tanda-tanda) ke-Rasulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s