Drogba bawa The Blues menuju Final

Pertarungan terbuka sesama tim asal kota London meramaikan partai pertama semifinal Piala FA. Dalam pertarungan terbuka di Wembley Stadium, Sabtu (18/4), Chelsea akhirnya keluar sebagai pemenang dengan menundukkan Arsenal 2-1 (1-1). Gol penentu kemenangan dibukukan Didier Drogba enam menit sebelum pertandingan usai.

Chelsea tertinggal dahulu melalui gol Theo Walcott. Namun sebelum turun minum The Blues membalas melalui kaki Florent Malouda. Kemenangan yang mengantar Chelsea ke partai final, menunggu pemenangan laga semifinal kedua antara Manchester United versus Everton yang dimainkan besok.

Pertarungan frontal dengan tempo cepat langsung terjadi begitu wasit Martin Atkinson meniup peluit tanda kick-off. Perebutan dominasi di lini tengah terjadi. Michael Essien yang diapit Michael Ballack dan Frank Lampard adu kemampuan dengan Cesc Fabregas yang disokong Abou Diaby dan Denilson.

Gebrakan Chelsea di menit keempat nyaris merontokkan moral The Gunners. Dalam sebuah duel udara, Drogba berhasil unggul dari Lukasz Fabianski. Bola bergulir ke gawang yang untungnya berhasil dibuang Kieran Gibbs. Usai momen ini Arsenal memegang kendali permainan. Tekanan tim asuhan Arsene Wenger membuahkan hasil di menit ke-18.

Dari serangan yang dibangun Emmenuel Adebayor sisi kanan pertahanan Chelsea, Gibbs yang ikut overlaping mengirim crossing ke kotak penalti. Theo Walcott yang menunggu di tiang jauh menyambut dengan tendangan first-time. Bola melewato Petr Cech yang mati langkah karena sebelumnya mengenai lengan Ashley Young. Arsenal memimpin 1-0.

Chelsea tersentak, sontak melancarkan serbuan. Setelah menemukan ritme terbaiknya, The Blues menyamakan kedudukan menit ke-33. Dari tusukan ke dalam Florent Malouda, winger internasional Prancis ini melepaskan sepakan kaki kanan ke tiang dekat. Fabianski yang mengisi pos Manuel Almunia tidak berdaya menahan bola menyusur tanah. Skor imbang 1-1 bertahan sampai babak pertama usai.

Arsenal membuka babak kedua dengan tampil agresif. Namun Chelsea mampu meredam dengan permainan full-power mereka. Serangan Arsenal dari sisi kanan tempat Walcott beraoperasi kerap membuat John Terry dkk di lini belakang kelimpungan. Salah satunya umpan silang Walcott gagal dimanfaatkan Robin van Persie.

Keputusan Wenger menarik Van Persie dan memasukkan Andrey Arshavin tidak memberi hasil konkret. Sedangkan Drogba yang tampil ngotot sering membuat duet Kolo Toure dan Mikael Silvestre ketetaran. Benar saja penyerang dan kapten Timnas Pantai Gading ini menjadi pembunuh Arsenal melalui gol kemenangan menit ke-84.

Umpan jauh nan pintar dari Lampard membuat Drogba berhadapan langsung dengan Fabianski setelah menyudahi kawalan Silvestre. Dengan sebuah sontekan Drogba melewati Fabianski. Bola dengan tenang diceploskan ke gawang yang menganga kosong. Gol penentu yang membuat ambisi Guus Hiddink memberi gelar juara sebelum menutup petualangan pendeknya terbuka lebar.

Susunan pemain:

Arsenal: Fabianski; Eboue, Toure (kk), Silvestre, Gibbs; Walcott, Fabregas, Diaby, Denilson (kk) (Nasri 86), Van Persie (Arshavin 75); Adebayor (Bendtner 83).

Chelsea: Cech; Ivanovic (kk), Alex, Terry, Ashley Cole; Ballack (kk), Lampard, Essien; Malouda, Anelka (Kalou 82), Drogba (kk).

Wasit: Martin Atkinson.

sumber:Liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s